Sanggar Sastra Wadah
Kreativitas Mahasiswa Sastra
Indramayu - Mata kuliah sanggar
sastra yang ada pada Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia di
Universitas Wiralodra memiliki keunikan tersendiri, yaitu karena diadakannya
pertunjukan sanggar sastra yang dilakukan oleh mahasiswa yang mengampu mata
kuliah tersebut.
Pertunjukan sanggar sastra yang
dilaksanakan pada tanggal 30 desember 2015 di Aula Nyi Endang Darma Indramayu,
atau lebih dikenal dengan aula Universitas Wiralodra telah menarik perhatian
mahasiswa khususnya mahasiswa program studi Pendidikan Bahasa dan Sastra
Indonesia. Antusiasme mahasiswa yang ingin melihat bagaimana acara dari sanggar
sastra tersebut terbukti dari kehadiran mereka dari pukul 08.00 WIB. Penonton
sebagian besar adalah mahasiswa Pendidikan bahasa dan Sastra Indonesia baik
dari semesester I, III, V, dan VII, tetapi ada juga yang dari program studi
yang berbeda. Dan ada beberapa dosen yang hadir. Salah satunya adalah ketua
prodi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, yaitu Ibu Eli Herlina S.S, M. Pd
yang memberikan sambutan pada awal acara.
Diadakannya sanggar sastra yaitu
untuk memenuhi tugas akhir dari mata kuliah sanggar sastra yang ada pada
semester VII, dengan dosen pengampu yaitu Drs. Agus Nasihin M. Pd. Pada
sambutan diawal acara, beliau mengatakan harapannya yang sangat besar kepada
mahasiswa Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia agar dapat berkreativitas
dalam bersastra. Pertunjukan yang ditampilkan diantaranya adalah musikalisasi
puisi baik puisi dari sastrawan atau dari ciptaan sendiri, dramatisasi cerpen,
dan visualisasi puisi. Mahasiswa yang tampil adalah mahasiswa semester VII yang
dibagi menjadi 14 kelompok. Konsep pertunjukannya yaitu dengan penampilan
secara langsung diatas panggung, kemudian dilanjutkan dengan pemutaran video
yang telah dibuat oleh masing-masing kelompok.
Ketua pelaksana sanggar sastra yaitu
Maskur, dari semester 7C. Mengatakan bahwa tujuan diadakannya sanggar sastra
ini selain untuk memenuhi tugas, yaitu juga sebagai ajang pengembangan
kemampuan dan meningkatkan kecintaan mahasiswa pada sastra. Selain itu, acara
sanggar sastra ini juga diharapkan dapat menjadi pembelajaran bagi semester
bawah yang belum mengampu mata kuliah sanggar sastra agar dapat memiliki gambaran
dan pembelajaran saat mengambil mata kuliah sanggar sastra di semester atas
nanti. Tata panggung dan ruangan aula juga dibuat semenarik mungkin agar menarik
perhatian penonton untuk menyaksikan acara hingga selesai. Salah satunya dengan
menggantung ratusan kertas disepanjang ruangan berisi puisi-puisi karya
sastrawan dan bahkan karya mereka sendiri. Mereka juga mengenakan baju yang
sama untuk menunjukkan kekompakkan dan loyalitas mereka.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar