Tak
Ada Tempat Khusus Untuk Belajar Moral Lagi
Seseorang
yang mengenyam bangku pendidikan tentu saja tidak hanya ingin mendapatkan ilmu
dibidang akademis, walaupun memang hal tersebut merupakan yang paling utama,
tapi ada beberapa hal lain yang didapatkan pula di dunia pendidikan. Salah
satunya adalah pendidikan karakter yang berkaitan dengan moral dan akhlak siswa
atau peserta didik. Karena seseorang yang hanya pandai dibidang akademis tetapi
tidak diikuti dengan moral yang baik akan menimbulkan ketimpangan. Dan di
masyarakat, terdapat pandangan bahwa walaupun seseorang telah mengenyam
pendidikan tetapi tidak memiliki moral yang berkaitan sikap, karakter, ataupun
tingkah laku yang baik dengan sesama manusia atau lingkungannya, maka seseorang
tersebut dikatakan tidak bermoral.
Jadi,
apakah pendidikan yang tinggi menjadi tolak ukur seseorang yang memiliki moral?
Seharusnya iya, karena tujuan diadakannya pendidikan adalah untuk memanusiakan
manusia. Dalam artian dijadikan manusia seutuhnya yang memiliki ilmu
pengetahuan dan sikap atau moral yang baik. Moral sudah bukan merupakan sesuatu
yang asing, karena semenjak pendidikan usia dinipun, manusia sudah diajarkan
mengenai hal tersebut. Tetapi pada realitanya, orang-orang yang sering dinilai
tidak memiliki moral justru kebanyakan orang yang tidak awam dengan pendidikan,
bahkan telah mengenyam pendidikan yang tinggi. Contoh sederhananya adalah
koruptor, sesungguhnya mereka adalah orang-orang besar dengan sederet gelar
dinama belakangnya. Mereka tahu akan moral, tetapi tidak bisa
mengaplikasikannya dengan baik. Belum lagi saat ini khususnya di Indonesia,
sedang gencar-gencarnya kekerasan seksual yang dilakukan oleh seseorang yang
masih dibawah umur, yang masih sedang mengenyam bangku sekolah dasar dan menengah.
Bayangkan saja, anak yang masih duduk dibangku sekolah dasar sudah melakukan
hal yang demikian. Lantas apa yang perlu diperbaiki? Saat ini pendidikan bukan
lagi yang menjadi kesejajaran seseorang yang memiliki moral. Orang yang
mengenyam bangku pendidikan dan yang telah berpendidikan tinggipun saat ini
justru bisa disejajarkan dengan orang-orang yang berpendidikan rendah karena sama-sama tidak memiliki moral.
Oleh
karena itu bidang pendidikan yang harus lebih berupaya dan berusaha lebih keras
lagi dalam hal menanamkan pendidikan karakter kepada peserta didik yang
dilakukan oleh guru, begitupun peran orangtua di rumah juga perlu membantu.
Indonesia sedang mengalami krisis moral. Jangan berdiri diam atau jalan
ditempat, jangan pula hanya berjalan santai. Orang tua, guru, masyarakat, atau
siapapun harus berupaya untuk memperbaiki ini semua.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar